Tahukah anda, Impor Beras Januari 2024 Melebihi Impor Tahunan saat Pandemi
Dikutip dari laporan Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia melakukan impor beras sebanyak 443,91 ribu ton pada bulan Januari 2024.
Angka itu sudah melampaui volume impor beras tahunan saat pandemi Ccovid-19, yakni sepanjang 2020, 2021, dan 2022
Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mencatat, impor beras Januari 2024 juga hampir dua kali lipat lebih banyak dibanding Januari 2023 yang volumenya 243,66 ribu ton.
Amalia pun menilai pola kenaikan atau penurunan volume impor beras nasional sulit dipetakan.
“Impor beras ini tergantung kepada kebijakan, sehingga pola-pola impornya tidak ada yang bisa kami ketahui secara pasti, karena tergantung dari kebijakan impor yang ditetapkan pemerintah,” kata Amalia dalam konferensi pers, Kamis (15/2/2024).
Jika dirunut secara historis, volume impor beras Indonesia memang tercatat fluktuatif.
Namun, setidaknya dalam sedekade terakhir, ada kecenderungan terjadi lonjakan impor beras pada tahun-tahun menjelang pemilu, yakni pada 2018 dan 2023.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan mengapa Indonesia membutuhkan impor beras, karena sulit untuk mencapai swasembada. Terlebih jumlah penduduk Indonesia yang terus bertambah dan mereka butuh beras.
Setidaknya ada 4 juta – 4,5 juta bayi yang baru lahir setiap tahun. Sehingga kebutuhan akan pangan seperti beras akan bertambah setiap tahunnya.
“Yang kita harapkan adalah kita ini ingin tidak impor beras lagi, tapi itu dalam prakteknya sangat sulit karena produksinya gak mencapai karena setiap tahun. Kita bertambah yang harus diberikan makan,” kata Jokowi di acara Pembinaan Petani Jawa Tengah, Di Banyumas, Selasa (2/1/2024) seperti dikutip dari CNBCIndonesia.com (*)
Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tanggal rilis: 15 Februari 2024
