SURABAYA (Indikator) – Perjalanan para jemaah umroh tahun ini, yang kabarnya akan dibuka mulai 10 Agustus 2021 oleh Pemerintah Arab Saudi, berbeda dengan di tahun – tahun sebelumnya. Dampak pandemi covid 19 cukup membuat Pemerintah Arab Saudi membuat regulasi baru. Salah satunya, jemaah umroh harus menjalani isolasi di negara ketiga, sebelum menginjakkan kakinya ke negara Kerajaan Raja Salman tersebut.

Bila dipetakan, perjalanan para jemaah umroh akan melewati langkah langkah berikut. Pada perjalanan hari ke-1, para jemaah dari Indonesia melakukan perjalanan ke negara ketiga untuk menjalani isolasi selama 14 hari. Di hari ke -16, para jemaah haji berangkat dari negara tempat isolasi, menuju Jeddah. Setiba di bandara King Abdul Aziz Jeddah, para jemaah diantar ke Madinah.

Ilustrasi jemaah umroh

Di hari ke 17, para jemaah akan mengunjungi Jabal Uhud, Masjid Quba dan Pasar Kurma. Sore hari, jemaah diajak mengunjungi Masjid Nabawi dan berziarah ke Makam Nabi Muhammad SAW. Jemaah beribadah di Masjid Nabawi. Pada hari ke – 18, jemaah menuju Mekkah untuk menjalankan ibadah umroh. Hari ke-19, memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Hari ke -20, mengunjungi Padang Arafah, Jabal Rahman, Muzdalifah, Mina dan Jabal Tsur.

Pada hari ke 21, setelah tawaf dan keluar dari hotel, jemaah menuju Jeddah, terbang ke Indonesia. Hari ke 22 hingga hari ke 30 menjalani karantina di Indonesia, sebelum pulang ke rumah masing – masing.