Indonesia Peringkat pertama Negara dengan Anggota Pramuka Terbanyak di Dunia
Menurut data sensus Organisasi Gerakan Kepanduan Dunia atau World Organization of the Scout Movement (WOSM), jumlah anggota pramuka secara global mencapai 42,9 juta orang pada 2021.
WOSM sendiri adalah organisasi non-pemerintah yang menaungi organisasi kepanduan di seluruh dunia. WOSM berdiri pada 1922 dengan kantor pusat pertama di kota Jenewa, Swiss. Organisasi ini kini telah memiliki 172 anggota dari seluruh dunia.
Mengacu pada data WOSM, Indonesia merupakan negara dengan jumlah anggota pramuka terbanyak dunia, yaitu 25,27 juta anggota pada 2021. Angka itu setara 58,9% dari total anggota pramuka sedunia.
Kemudian India menempati peringkat kedua dengan 3,83 juta anggota pramuka, diikuti Bangladesh 2,26 juta anggota, dan Kenya 2,24 juta anggota.
Sementara itu, negara dengan jumlah anggota pramuka paling sedikit dunia pada 2021 berada di Saint Vincent and the Grenadines 97 anggota, Antigua and Barbuda 105 anggota, serta Monako 133 anggota.
Berikut daftar lengkap 10 negara dengan jumlah anggota pramuka terbanyak di dunia pada 2021:
Indonesia: 25,27 juta anggota
India: 3,83 juta anggota
Bangladesh: 2,26 juta anggota
Kenya: 2,24 juta anggota
Amerika Serikat: 1,39 juta anggota
Filipina: 760,3 ribu anggota
Nigeria: 750,07 ribu anggota
Inggris: 558,35 ribu anggota
Thailand: 486,29 ribu anggota
Tanzania: 464,69 ribu anggota
Sementara itu, Gerakan kepanduan muncul di Indonesia sejak masa penjajahan Belanda, tepatnya pada 1912. Kala itu, Belanda memiliki gerakan kepanduan yang bernama Nederlandsche Padvinders Organisatie (NPO).
Adapun setiap 14 Agustus, Indonesia memperingati Hari Pramuka. Peringatan Hari Pramuka tahun ini memasuki usia ke-62. Hari Pramuka di Indonesia berawal dari peresmian Gerakan Pramuka oleh Presiden Soekarno di Istana Negara pada 1961 silam. (*)
Sumber data: World Organization of the Scout Movement (WOSM)
Tahun rilis: 2021
