Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka prevalensi ketidakcukupan konsumsi pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Indonesia sebesar 8,53% pada 2023. Angkanya turun dari tahun sebelumnya yang mencapai 10,21%.

Lebih lanjut, BPS mendefinisikan prevalensi ketidakcukupan pangan, sebagai kondisi saat suatu populasi tertentu mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Semakin tinggi angka PoU, maka semakin tinggi pula persentase penduduk yang mengkonsumsi makanan, tetapi kurang dari kebutuhan energinya.

Dari 34 provinsi di Tanah Air, sebanyak 13 provinsi memiliki angka PoU di bawah rata-rata nasional.

Nusa Tenggara Barat (NTB), tercatat sebagai provinsi dengan angka PoU terendah se-Indonesia, yakni hanya 2,17% pada tahun lalu.

Ini artinya, penduduk di NTB mengkonsumsi makanan, tetapi kurang dari kebutuhan energinya yang tak sampai 2% dari total penduduk di wilayah tersebut.

Sementara, provinsi dengan angka PoU tertinggi pada 2023 adalah Papua, yang sebesar 35,63%. Diikuti Maluku dengan 30,27% dan Maluku Utara 29,56%.

Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (2023)

Secara lengkap, berikut data prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan (Persen) di tahun 202

  • ACEH: 9,44
  • SUMATERA UTARA: 8,6
  • SUMATERA BARAT: 7,63
  • RIAU: 12,33
  • JAMBI: 12,83
  • SUMATERA SELATAN : 6,53
  • BENGKULU: 9,25
  • LAMPUNG: 8,81
  • KEP. BANGKA BELITUNG: 13,35
  • KEP. RIAU: 9,83
  • DKI JAKARTA: 2,57
  • JAWA BARAT: 5,5
  • JAWA TENGAH: 10,44
  • DI YOGYAKARTA: 10,08
  • JAWA TIMUR: 8,09
  • BANTEN: 2,87
  • BALI: 3,77
  • NUSA TENGGARA BARAT: 2,17
  • NUSA TENGGARA TIMUR: 14,98
  • KALIMANTAN BARAT : 15,03
  • KALIMANTAN TENGAH: 9,37
  • KALIMANTAN SELATAN: 4,48
  • KALIMANTAN TIMUR: 9,2
  • KALIMANTAN UTARA: 15,92
  • SULAWESI UTARA: 6,26
  • SULAWESI TENGAH: 10,09
  • SULAWESI SELATAN: 7,84
  • SULAWESI TENGGARA: 10,49
  • GORONTALO: 15,1
  • SULAWESI BARAT: 8,29
  • MALUKU: 30,27
  • MALUKU UTARA: 29,56
  • PAPUA BARAT: 24
  • PAPUA: 35,63
  • INDONESIA (rata-rata): 8,53

(*)

Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS)
Tanggal rilis: 18 Januari 2024